Terkait tragedi Aleppo, Persis Jabar desak Pemerintah Putuskan Hubungan Diplomatik dengan 3 Negara
Demikian salah satu poin Pernyataan Sikap PW Persatuan Islam (Persis) Jawa Barat yang dibacakan oleh ketuanya H. Iman Setiawan Latief di depan massa aksi Peduli Aleppo di depa Gedung Sate Bandung (20/12/2016).
"Kepada Pemerintahan RI, kami meminta agar Indonesia berperan aktif untuk menekan Pemerintah Suriah bersama Negara pembantunya (Iran dan Rusia) agar menghentikan tindakan pembunuhan massal tersebut," katanya.
Berikut ini 4 butir pernyataan sikap PW Persis Jabar terkait tragedi kemanusiaan di Aleppo, yang ditandatangani oleh Ketua H. Iman Setiawan Latief serta Sekretaris Edi Surahman selengkapnya:
- Pembunuhan dan tragedi kemanusiaan yang terjadi di Aleppo Suriah merupakan Crime Against Humanity (Kejahatan Terhadap Kemanusiaan) yang sangat jauh melanggar prinsip-prinsip Hak Asasi Manusia yang tercantum dalam Declaration of Human Right Perserikatan Bangsa-Bangsa. Oleh karena itu, maka PBB dan Lembaga Dunia lainnya (seperti ASEAN dan OKI) harus memberikan sanksi keras kepada Pemerintahan Suriah dan menyeret Pemimpin Tertinggi Suriah, Basyar Asaad ke Pengadilan Internasional. Termasuk para pembantunya, yaitu Negara Iran dan Rusia.
- Kami bersama masyarakat lainnya meminta kepada pemerintah Suriah bersama antek-anteknya yaitu Iran dan Rusia, untuk segera menghentikan tindakan pembunuhan massal tersebut.
- Kepada Pemerintahan RI, kami meminta agar Indonesia berperan aktif untuk menekan Pemerintah Suriah bersama Negara pembantunya (Iran dan Rusia) agar menghentikan tindakan pembunuhan massal tersebut. Dimulai dengan sikap protes Negara Indonesia dengan cara memutuskan hubungan Diplomatik dengan ketiga negara tersebut.
- Kepada seluruh ummat Islam agar merapatkan barisan dan tetap menggelorakan semangat ukhuwwah dan membantu saudara-saudara kita di Aleppo dengan menyumbangkan sebagian harta kita serta berdo’a kepada Allah swt, agar ikhwan kita di Aleppo diberikan kekuatan dan keteguhan iman juga mendapatkan pertolongan dari Allah swt.***

